

7 Tips Memilih Keramik Lantai untuk Kamar Mandi yang Sempit
Secara garis besar, pemilihan keramik dibagi menjadi dua, yaitu menyelaraskan kualitas fisik dan tampilan sesuai tema serta memastikan pemenuhan standar dari produk tersebut. Simak selengkapnya!
1. Tentukan Tema dan Gaya Interior Ruangan
Tips pertama ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap keseluruhan keputusan Anda pada tips-tips selanjutnya. Pastikan Anda sudah memiliki tema desain yang akan dipakai, misalnya modern elegan, minimalis, tropikal, Japandi, dan lain sebagainya. Keramik Kamare Mandi Minimalis tentu berbeda dengan konsep tropikal, bukan?
2. Pilih Ukuran Keramik sesuai Tema
Setelah menentukan tema desainnya, kini Anda masuk pada pertimbangan kualitas keramik dimulai dari ukuran. Ini karena keramik dengan ukuran besar akan menghasilkan tampilan nat yang jarang, sementara ukuran kecil menampilkan sambungan yang lebih ramai (seperti batu bata).
Kuncinya, pilih ukuran besar jika tema kamar mandi mengutamakan nuansa rapi dan lapang seperti minimalis. Sebaliknya, pilih keramik berukuran kecil jika konsep desainnya lebih menonjolkan keramaian atau membutuhkan aksen mozaik di area tertentu.
3. Sesuaikan Warna dan Motif dengan Tema
Penyesuain dengan tema juga penting dilakukan saat memilih warna dan motif keramik. Untuk tema modern elegan, keramik dengan warna gelap dan motif jarang akan lebih cocok digunakan.
Sementara untuk kamar mandi dengan konsep minimalis lebih masuk dengan keramik warna terang dengan motif polos. Ingat, masing-masing pilihan ini juga termasuk dengan konsekuensinya. Misalnya, untuk keramik warna terang pasti lebih mudah kotor dibanding warna gelap.
4. Beli Keramik dengan Daya Serap Air Rendah
Dikarenakan area kamar mandi termasuk lembab, maka penting untuk mencari material keramik yang kedap air. Dengan begitu, keramik lantai kamar mandi Anda akan lebih awet serta mudah dibersihkan dalam penggunaan jangka panjang.
5. Pilih Keramik dengan Permukaan Kasar atau Anti-Slip
Tips ini juga penting untuk menjaga keselamatan penghuni rumah selama beraktivitas di kamar mandi, yaitu memilih keramik Anti Slip. Kemampuan ini dihasilkan dari permukaan keramik yang kasar atau Matte sehingga gesekan lantai dengan kaki akan minim. Keramik Dengan Kempuan anti Slip juga otomatis akan memiliki daya serap air yang rendah.
6. Pertimbangkan Daya Tahan Keramik
Selain daya serap air, kualitas lain yang perlu Anda pertimbangkan adalah daya tahannya dari segi material. Ketika Anda memilih keramik dengan daya tahan lebih lama, maka Anda juga menghemat Budgget untuk renovasi lantai selanjutnya. Untuk itu, utamakan untuk memilih jenis porselen dan granit karena kepadatan serta ketahanan terhadap kelembapan yang tinggi.
7. Cek Standar & Grading Keramik
Agar lebih terverifikasi, Anda bisa cek apakah produk yang akan Anda beli sudah memenuhi standardisasi keramik, yaitu SNI. Selain itu, untuk memastikan Anda membeli produk dengan kualitas terbaik, pastikan Anda pilih keramik KW1. Terakhir, pastikan juga ia memiliki R-Rating baik atau kemampuan anti-slip, semakin tinggi semakin bagus (rentang R9-R13).
8. Beli dari Merek Keramik Berkualitas
Memilih keramik dari merek terpercaya juga bisa memberikan Anda jaminan atas produk yang berkualitas. Merek ternama tidak akan mempertaruhkan reputasinya dengan mengeluarkan produk berkualitas rendah.
